ingat umur yo :D

Bukti Ilmiah The End Day

Kiamat versi NASA

Dibalik layar sentuh

Touchscreen atau touch panels, atau touch monitor merupakan sebuah perangkat komputer yang biasanya digunakan untuk...

solar energy

Sebelum membahas sistim pembangkit listrik tenaga surya Pertama-tama akan dijelaskan secara singkat komponen penting dalam sistim ini yang ...

magnet dan kesehatan

Magnet sudah ditemukan sejak 2500 tahun Sebelum Masehi. Ratu Cleopatra pun dari Mesir sudah tidur di batu yang mengandung...

Aku untuk Indonesiaku, kau?

Indonesia? Apa yang ada dibenak teman-teman tentang Indonesia selaku negara yang teman-teman diami. Apakah teman-teman memilih ...

Sunday, 22 July 2012

Weww.!! Transformer Ada di Kehidupan Nyata

Kalauteman-teman suka film yang bertajuk adventure, pasti ga asing dengan film transformer. Dan pasti buat yang suka,pasti akan sangat tertarik kalau ada film transformer yang baru. Filmyang menceritakan tentang robot-robotan ini memang mengundang banyak minat orang, penggaraan yang apik dengan kreatifitas ide membangkitkan orang yang menontonnya mengalir masuk dalam imajinasi yang ada pada skenarionya.

Nha, gimana nih kalau transformer dengan kecanggihannya itu benar-benar ada di dunia real kita? pasti seru :? Hal ini rupanya dicoba diwujudkan di Jepang. Seorang pakar robot dari Jepang bernama Kenji Ishida bekerjasama dengan JS Robotics membangun Transformer betulan, meski dalam skala kecil. Ada 22 motor servo yang memungkinkan Transformer buatan Ishida ini berubah bentuk secara otomatis.lihat saja videonya!

Wowoowwwow.. hebat ya.?! Kalian orang-orang Indonesia jangan mau kalah ya.! :O hohoi

Video UFO *katanyaaa

video ini video lama, kejadiannya bulan april 2012, nha tapi baru aku terbitkan disini sekarang. Telat, tapii tak apalah :p



Kalau aku sendiri sih, ga begitu percaya sama OFO ataupun alien. banyak banget sumber dan pendapat yang berkaitan dengan UFO. Ada yang bilang nyata ada dan bumiitu g cuma ada di galaksi bimasakti ini,dan ada yang ngomong itu manusia biasa yang merupakan prajurit Dajjal, yang memiliki kecanggihan yang luar biasa yang belum mampu ilmuan kita lakukan. Dan bahkan masih banyak lagi pendapat dengan berbagai acuan dasarnyamasing-masing. yayaya, terserah deh mau percaya yang mana. Siapa tahu dari teman-teman ada yang tertarik dan bahkan mau meneliti itu... wah, bisa terkenal kalian ^^

Adzan dikumandangkan di Gereja -,-

kalau ini memang jauh dari tema blog yang aku angkat, tapiiii.. aku tertarik dan mungkin juga kau tertarik ;)



Acara yang diselenggarakan di gereja University of South Carolina Amerika Serikat ini dihadiri pemuka tiga agama yakni agama Islam, Kristen, dan Yahudi di Amerika Serikat.Acara ini dimaksudkan untukpenunjukkan bahwa ada kedamaian yang harus dipertahankan antar umat beragama. tapi aku masih g setuju adzan ada di gereja -,-

2012 dan nyampah 0,o

Apa teman-teman tahu apa itu sampah antariksa? Sampah antariksa adalah benda buatan yang mengitari bumi selain satelit yang berfungsi. Sampah ini bisa berupa bekas roket (rocket bodies), serpihan (debris) dan lain-lain.
Jika dirata-ratakan, satu sampah antariksa jatuh setiap hari sejak awal peluncuran satelit tahun 1957. Kebanyakan sampah ini berupa pecahan roket atau satelit yang habis terbakar di atmosfer. Hanya sepertiga dari 20 ribuan sampah yang jatuh berukuran cukup besar sehingga mampu bertahan sampai ke permukaan bumi. Benda-benda tersebut umumnya jatuh di daerah tak berpenduduk sehingga tidak membahayakan.
Hingga saat ini telah ditemukan tiga buah sampah antariksa yang jatuh di wilayah Indonesia dan telah diidentifikasi. Dua diantaranya terlihat pada gambar di atas: bekas tangki bahan bakar roket Rusia yang jatuh di Gorontalo tahun 1981 (kiri) dan Lampung tahun 1988 (kanan).
Gambar disamping adalah pecahan roket milik RR Cina yang jatuh di Bengkulu tahun 2003 (di atas ubin berukuran 30x30 cm).

LAPAN dan NASA memperediksi bahaya jatuh nya sampah antariksa ke bumi karena menumpuknya satelit atau benda-benda lain yang sudah tidak terpakai di langit akan terjadi pada tahun 2012, pada tahun itu kemungkinan besar akan semakin banyak saja sampah-sampah dari langit yang masuk ke dalam Bumi.

Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan mengatakan, “Pada saat itu, atmosfer Bumi akan menjadi lebih padat akibat pengaruh aktivitas iradiasi matahari di saat siklus puncak. Dengan kian padat, ada hambatan bagi satelit dalam bergerak. Kecepatan menjadi semakin rendah dan lama-lama kehilangan gravitasi dan ketinggian sehingga akan mudah jatuh.”

Beliau pun melanjutkan dengan pernyataan lain, bisa jadi di perkirakan pada tahun 2012 sampah antariksa yang akan jatuh ke bumi meningkat intensitasnya, di perkirakan setiap hari akan terjadi hujan sampah dari benda yang tidak terpakai di angkasa. Itu sudah di luar kondisi normal yang biasanya hanya rata-rata dua satelit atau pecahannya yang jatuh per pekannya. Adapun jumlah sampah antariksa ini bisa mencapai 13.000 dalam ukuran lebih dari 1 sentimeter.

Tapi beliau mengatakan kepada masyarakat untuk tidak panik, menurut beliau peluang sampah antariksa ini untuk mengenai manusia atau obyek yang dimiliki manusia sangat kecil. Beliau menambahkan, “Secara keseluruhan, Bumi ini kan luas. Mayoritas seperti laut, gurun, dan hutan tidak berpenghuni. Jadi, peluangnya kecil,” Yah walau tidak besar peluang mengenai manusia tapi tetap saja perlu di waspadai, mungkin saja kan kejadian seperti Meteor jatuh di Jakarta yang kemarin terulang pada kejadian hujan sampah dari antariksa ini, karena kemungkinan terjadi ada saja.

Beliau pun memberi contoh, misal saja di langit indonesia sebuah satelit rusak yang berada di atas langit Indonesia memiliki peluang yang sama untuk bisa jatuh di Indonesia ataupun Arab Saudi dalam rentang jarak yang cukup jauh, yaitu 1.000 kilometer. Menurut beliau kejadian jatuh nya benda dari langit itu tidak bisa di prediksi akan jatuh di lokasi mana, karena meteor jatuh pun NASA belum bisa memprediksi nya. “Makanya, ini sulit diprediksi akan jatuh di mana,” ungkap beliau.

Untuk contoh nyata dari hal ini kita bisa menengok ke beberapa tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2003 dimana saat terjadinya puncak aktivitas matahari, pada saat itu indonesia di hujani sampah-sampah dari antariksa. Benda tersebut berhasil jatuh ke bumi dan menyentuh tanah, seperti di Bengkulu dengan ukuran 80 x 120 cm. Satelit Berposax juga sempat melintas di Indonesia pada Mei 2003. Pecahan yang terbesar, berukuran manusia, yaitu sisa Roket Soyus dan Cosmos terjadi pada Maret 1981 di Bengkulu.

Waw sudah cukup banyak kejadian di indonesia yah, bahkan menurut info dari Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa, pernah ada laporan kejadian sapi, SPBU tertimpa benda dari angkasa tersebut namun bukan di indonesia. Walau peluang untuk jatuh pas tepat pada pemukiman penduduk di bumi bisa di bilang minim namun tetap saja hal ini perlu kita waspadai, semoga saja para Ilmuwan di dunia bisa menemukan cara agar prediksi puncak hujan sampah dari antariksa di tahun 2012 tidak terjadi dan jika pun terjadi jangan sampai jatuh di tempat pemukiman yang berpenduduk, silahkan saja lah jatuh di laut atau gurun. (kompas)

beasiswaaaa :~

Link ini salah adalah salah satu bantuan bagi teman-teman yang tertarik dengan beasiswa dalam ataupun luar negeri. bisa diklik logonya dan teman-teman akan langsung ke website itu.

Sunday, 8 July 2012

ddd

Pip
View more presentations from pip_adita

Monday, 15 August 2011

lengan bimasaktiiiii

Semula, galaksi Bima Sakti digambarkan sebagai sebuah struktur spiral dengan empat lengan yang tersusun atas bintang-bintang, masing masing adalah lengan Norma, Scutum-Centaurus, Sagittarius, dan Perseus. Selain itu terdapat pula pita gas dan debu di daerah pusat galaksi. Matahari kita terletak pada sebuah lengan kecil yang disebut lengan Orion, yang terletak diantara lengan Sagittarius dan Perseus.

Model yang disusun berdasarkan observasi radio tahun 1950-an terhadap gas-gas dalam galaksi ini bertahan hingga mengalami revisi pada tahun 1990-an. Berdasarkan hasil dari large infrared sky survey, ditemukan keberadaan pita besar yang terdiri dari bintang-bintang di tengah galaksi Bima Sakti. Sinar inframerah dapat menembus debu, dan dengan demikian teleskop yang dirancang untuk mengumpulkan sinar inframerah dapat melihat lebih jelas kedalam pusat galaksi yang dipenuhi debu dan aneka macam objek.

Berikutnya, pada 2005, para astronom mulai menggunakan detektor inframerah pada teleskop antariksa Spitzer untuk memperoleh informasi lebih rinci mengenai pita tersebut. Sekelompok astronom yang dipimpin oleh Robert Benjamin dari University of Wisconsin menemukan bahwa pita yang terentang dari pusat Galaksi ke arah luar tersebut lebih luas dan lebih panjang dibanding yang diperkirakan sebelumnya.

Mereka memperoleh citra inframerah terbaru dari Bimasakti yang menunjukan galaksi ini terentang 130 derajat di sepanjang langit dan satu derajat merentang dari bidang galaksi menuju ke atas dan bawah. Mosaik ini terdiri dari 800.000 gambar yang diambil dan menampilkan lebih dari 110 juta bintang.




Benjamin lantas mengembangkan perangkat lunak khusus untuk menghitung bintang-bintang tersebut serta mengukur kerapatannya. Perhitungan yang dilakukannya pada lengan Scutum-Centaurus menunjukan peningkatan jumlah bintang dibanding yang seharusnya ada di suatu lengan spiral. Sementara pengukuran pada lengan Sagittarius dan Norma tidak menunjukan adanya peningkatan jumlah bintang. Lengan ke-4, yakni lengan Perseus yang menyelubungi bagian terluar Bimasakti, tidak dapat dilihat dalam citra terbaru yang diambil Spitzer.

Penemuan ini menunjukkan bahwa galaksi Bima Sakti memiliki dua lengan spiral, sebagaimana struktur pada galaksi berpita pada umumnya. Lengan utama tersebut, lengan Scutum-Centaurus dan Perseus, memiliki kerapatan terbesar yang tersusun atas bintang-bintang muda dan terang serta bintang-bintang yang lebih tua yang dikenal sebagai raksasa merah (red-giant stars). Benjamin menyatakan bahwa kedua lengan utama tersebut terlihat berhubungan dengan bagian terdekat dan terjauh dari pita utamanya.

“Kini, kita dapat menyatukan kedua lengan tersebut dengan pita utama, seperti menyusun sebuah puzzle,” jelas Benjamin. Observasi inframerah sebelumnya menemukan petunjuk mengenai kedua lengan tersebut. Namun hasilnya tidak begitu jelas karena posisi dan lebar lengan masih belum diketahui.

Sekalipun lengan galaksi tampak sebagai fitur yang lengkap, namun pada kenyataannya bintang di dalamnya secara konstan terus bergerak keluar dan masuk di dalam lengan tersebut. Hal ini disebabkan oleh pergerakan bintang-bintang tersebut saat mengorbit pusat galaksi.

Matahari pun sekali waktu akan berada pada lengan yang berbeda. Dan sejak ia terbentuk 4 milyar tahun yang lalu, Matahari telah mengitari pusat galaksi sebanyak 16 kali. (spitzer.caltech.edu)

Popular Posts

Followers